• Minggu, 25 September 2022

'The Sixth Day', Bukan Sembarang Rock Jenaka dari Suarloca

- Selasa, 22 Juni 2021 | 08:00 WIB

Unit beritabaik.id/tag/rock-">rock asal Bandung, Suarloca mengeluarkan beritabaik.id/tag/single-">single bertajuk 'The Sixth Day'. Lagu ini memadukan musik beritabaik.id/tag/rock-">rock yang garang dengan komedi pada liriknya.

Lewat keterangan resminya, grup beranggotakan Fahman Fauzi (drum), Husein Muhammad (gitar), Lana Syahbani (gitar), Pahlevi Arie (vokal, synth), dan Rami Satria (bas) ini menceritakan proses kreatif pembuatan beritabaik.id/tag/single-">single kedua ini diawali rekaman riff gitar yang dikumpulkan masing-masing personel. Meski musik sudah selesai digarap, penulisan lirik lagu ini memakan waktu cukup lama. Mereka menyebut, ini kali pertama Suarloca menulis lirik storytelling alias bercerita.

Lagu ini pada intinya mengisahkan tentang seorang pria beritabaik.id/tag/paranoid">paranoid yang memiliki ketakutan berlebihan pada kematian. Pria ini mengira dirinya didatangi wanita cenayang yang mendakwa hidupnya hanya sampai hari ke-enam. Kenyataannya, sang wanita tua memberi tahu bahwa hutang pria ini jatuh tempo pada hari ke-enam.

"Kami berulang kali memikirkan ending dari lagu ini, pengen ngasih plot twist komedi yang sesuai sama konsep lagu. Ceritanya sempat berubah beberapa kali, sampai akhirnya lirik baru beres beberapa jam sebelum take vokal di studio," ungkap gitaris Lana Syahbani.

Baca Ini Juga Yuk: Ulangi Sukses Album Perdana, Coldvvave Kembali dengan Single Baru

Secara musikal, rasanya tak salah menyebut 'The Sixth Day' sebagai lagu gitar-sentris. Bagaimana tidak? Dominasi bagian gitar pada lagu ini terdengar begitu menohok. Dibuka dengan bebunyian fuzz nyaring, awalnya pendengar diberi ekspektasi musik progresif beritabaik.id/tag/rock-">rock dengan kisah dan ilustrasi yang mencekam.

Nyatanya, mereka justru menyajikan komedi lewat lirik yang dibalut garangnya distorsi dan riuh tabuhan drum. Intro 'garang' dari fuzz itu kemudian seolah berbelok menjadi melodi jenaka di sepertiga akhir lagu. Nuansa 'beritabaik.id/tag/paranoid">paranoid' juga muncul dari isian vokal beserta synthesizer yang dilantunkan serta dimainkan Pahlevi Arie.

Levi, sapaan akrabnya, juga mengakui jika beberapa bagian vokal pada lagu ini cukup menantang baginya. Bagian lirik ‘My mind’s just trying to ignore’, dianggapnya sebagai yang paling menantang.

"Pas udah beres bagian ini kerasa mantap sih," cetus Levi.

Halaman:

Editor: Irfan Nasution

Tags

Terkini

Siap-siap, Tahun ini 'Rock in Solo' Kembali Menggelegar!

Minggu, 18 September 2022 | 17:25 WIB

'To Be King', Gebrakan Baru SUR! dengan Formasi Segar

Jumat, 9 September 2022 | 20:45 WIB

15 Tahun Hiatus, The Sastro Siap Kembali Ber'Lari 100'

Jumat, 2 September 2022 | 11:36 WIB
X