• Minggu, 2 Oktober 2022

'Don’t Touch Me', Kolaborasi Apik Tiga Warna Musik

- Minggu, 13 Juni 2021 | 10:45 WIB

Kolaborasi musik apik datang dari tiga musisi perempuan Indonesia; Marion Jola, Danilla, dan Ramengvrl. Kolaborasi ketiganya hadir dalam single bertajuk 'Don’t Touch Me'.

Lewat lagu ini, mereka coba bicara tentang women empowerment, suatu isu yang sangat dekat dengan kehidupan mereka bertiga sebagai perempuan. Ada tiga cerita kemarahan dari mereka masing-masing sebagai penegasan dari isi pesan yang ingin disampaikan.

Dalam pandangan ketiga musisi ini, masih banyak perempuan di dunia yang harus menghadapi stereotip tradisional yang dilabelkan pada keluarga atau lingkungan mereka. Sudah seharusnya perempuan memiliki self-worth, kepercayaan diri, dan kebebasan untuk membuat pilihan sendiri. Seperti itu mereka memaknai isi pesan dari lagu 'Don’t Touch Me' ini.

"Women empowerment ini dapat dibilang sebagai salah satu cara bagi perempuan untuk mendapatkan pengakuan dan kesadaran diri akan potensi dan kelayakan yang dimilikinya dalam menghadapi dunia yang penuh dengan konfrontasi gender yang bias," tulis mereka lewat keterangan resminya.

Baca Ini Juga Yuk: 'Perjumpaan Kita', Kolaborasi Candra Darusman dan Dian Sastro

Berangkat dari tiga warna musik berbeda, dalam single ini pun mereka menghadirkan tiga warna musik berbeda. Marion Jola dengan pop RnB-nya, Danilla dengan indie folk-nya ditambah Ramengvrl dengan warna musik rap hip-hop-nya. Menarik banget!

Secara dinamika, lagu ini penuh kejutan dan lika-liku yang mungkin enggak diduga-duga oleh kita. Sepertiga awal lagu yang menjadi bagian untuk Marion Jola diwarnai musik RnB yang menohok, lalu kemudian seolah ditabrak dengan warna musik Ramengvrl tanpa ada transisi apapun.

Transisi dari warna musik Ramengvrl menuju bagian lagu yang diisi Danilla pun seolah dilebur begitu saja. Kejutan-kejutan ini menjadi sisi lain yang mereka klaim sebagai salah satu bagian spektakuler dari single ini. Rasanya, label spektakuler ini sebanding dengan upaya mereka meramu tiga warna musik berbeda tanpa menghancurkannya.

Proses kreatif pembuatan lagu ini banyak melibatkan session player yang mengiringi Danilla saat manggung. Ada nama Lafa Pratomo, Otta Tarega, dan Edward Manurung, dua session player Danilla. Lafa dan Danilla juga bertindak sebagai produser dalam single ini.

Halaman:

Editor: Irfan Nasution

Tags

Terkini

3 Pemuda Berbahaya Rilis Single 'Bandar Minyak Tanah'

Jumat, 30 September 2022 | 11:24 WIB

Dhira Bongs Sapa Kembali Penggemar lewat Album Ketiganya

Kamis, 29 September 2022 | 06:40 WIB

Siap-siap, Tahun ini 'Rock in Solo' Kembali Menggelegar!

Minggu, 18 September 2022 | 17:25 WIB

'To Be King', Gebrakan Baru SUR! dengan Formasi Segar

Jumat, 9 September 2022 | 20:45 WIB

15 Tahun Hiatus, The Sastro Siap Kembali Ber'Lari 100'

Jumat, 2 September 2022 | 11:36 WIB
X