• Selasa, 27 September 2022

Ragit Jalo, Santapan Unik dan Lezat untuk Berbuka Asli Palembang

- Minggu, 24 April 2022 | 13:23 WIB
Ragit Jalo Makanan Khas Palembang Menjamur Saat Ramadhan
Ragit Jalo Makanan Khas Palembang Menjamur Saat Ramadhan

TemanBaik, tahu enggak kalau di Palembang ada kudapan unik lainnya selain Pempek yang tak kalah lezat. Namanya adalah Ragit jalo. Ragit jalo juga sering menjadi kudapan untuk berbuka puasa

Ragit jalo lebih sering muncul saat Ramadan tiba. terbuat dari tepung terigu, telur, dan sedikit garam dipadukan dengan kuah kari sebagai teman bersantap. Ragit jalo memiliki kemiripan dengan roti jala dari Medan dan ragit mie dari Indramayu. Bedanya, ada pada aroma rempah yang menggoda dan memberikan kelezatan tersendiri.

Bentuknya yang seperti jala atau jaring ini yang membuat masyarakat setempat menamainya sebagai Ragit jalo. Ragit jalo ini biasanya dikreasikan menjadi bentuk lipat segitiga atau digulung. Sensasi rasa akan hadir ketika ragit dimandikan kuah kari yang kaya akan rempah lalu ditaburi bawang goreng ditambah cabai hijau yang dipotong-potong kecil.

Maka seketika itu pula ragit berlumur kari akan menghadirkan rasa gurih, lezat, pedas, dan sedikit asam begitu menyentuh indra pengecapan kita. Sungguh nikmat dan merindukan. Sepintas, ragit jalo mirip dengan roti jala khas Medan yang sama-sama berkuah kari. Hanya bedanya kuah kari ragit jalo lebih encer dibandingkan roti jala yang lebih kental.

Dilansir dari indonesia.go.id, kemiripan kudapan asal Palembang ini tidak hanya dengan roti jala, tetapi juga terdapat makanan bernama sejenis dari Indramayu. Kalau ragit jalo berkuah kari, maka ragit dari Indramayu memakai mie ditambah telur dadar kemudian disiram kuah santan ebi menghadirkan nuansa hidangan laut khas daerah pesisir. Rasanya sama-sama gurih dan sedap.

Ketika bulan puasa, memang tidak sulit untuk mewujudkan rindu menyantap ragit jalo karena mudah diperoleh di pusat-pusat kuliner Ramadan di Palembang. Misalnya, di pasar-pasar beduk seperti di Jl Ratna Talang Semut. Beda halnya kala rindu itu tiba di hari-hari biasa, kita perlu sedikit kesabaran untuk berburu ragit jalo di Kota Pempek.

Nah, untuk mengobati kerinduan, kita juga dapat membuat sendiri beberapa porsi ragit jalo di rumah. Menurut pemerhati makanan tradisional Palembang, Ika Wahyuni, seperti dikutip dari Antara, ada dua jenis bahan yang harus disiapkan, yaitu bahan ragit itu sendiri dan bahan untuk membuat kuah karinya.

Kita hanya perlu menyiapkan beberapa bahan baku yang mudah didapat di pasar-pasar atau toko-toko bahan kue. Bahan pembuatan ragit berupa 150 gram tepung terigu, tiga butir telur, setengah sendok teh garam, dan 400 mililiter air matang. Kemudian campurkan semua bahan ke dalam wadah khusus lalu aduk sampai adonan merata.

Kemudian tuangkan adonan ke dalam wadah bercorong khusus atau plastik adonan, lalu siram ke dalam wajan antilengket yang telah dilumuri minyak dalam api sedang. Sembari menuang adonan, bentuk seperti jaring laba-laba atau jaring raket badminton dan biarkan adonan matang.

Jangan lupa untuk membalikkan adonan agar matangnya merata. Sebelum diangkat dari wajan, adonan yang sudah matang dilipat menjadi bentuk segitiga atau digulung. Ulangi proses seperti di atas beberapa kali untuk mendapatkan beberapa potong ragit jalo.

Untuk kuah karinya kita harus siapkan bahan-bahan seperti lengkuas, batang serai, cabai, daun kari, daun jeruk dan daun salam, gula pasir, garam secukupnya, santan kelapa, bumbu kari bubuk, kaldu bubuk, penyedap rasa, potongan daging sapi. Bisa juga memakai daging ayam. Jangan lupa siapkan juga minyak sayur secukupnya untuk menumis dan mengoles adonan.

Halaman:

Editor: Irfan Nasution

Sumber: Indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Es Podeng, Cara Warga Pribumi 'Perangi' Makanan Kolonial

Senin, 26 September 2022 | 14:46 WIB

Para Delegasi U20 Nikmati Kuliner Khas Jawa Barat

Kamis, 1 September 2022 | 19:01 WIB
X