• Kamis, 29 September 2022

Monik, Melawan Diskriminasi lewat Medali Emas Angkat Berat

- Senin, 29 Agustus 2022 | 15:52 WIB
Shebrioni alias Monik (kiri) atlet angkat berat ASEAN Para Games asal Bandung. (Humas Pemkot Bandung)
Shebrioni alias Monik (kiri) atlet angkat berat ASEAN Para Games asal Bandung. (Humas Pemkot Bandung)

BERITABAIK.ID - Namanya Shebrioni, tapi biasa dipanggil Monik. Sejak 2015 silam dia telah jatuh cinta pada dunia olahraga.

Berbeda dengan kebanyakan perempuan lain, Monik memilih berkecimpung dalam cabang angkat berat.

"Tertarik di dunia angkat besi itu karena awalnya ikut suami fitnes. Setelah lama-lama, kok jadi suka dengan kegiatan seperti ini. Terus makin penasaran dan jadi ikut program yang lebih serius di angkat berat," cerita Monik, Senin (29/8/2022). 

Rasa cintanya terhadap angkat berat dibuktikan dengan perjuangan yang tak pernah berhenti. Di saat yang lain memilih istirahat dan berlibur, Monik tetap berlatih setiap hari.

"Saya selalu latihan walaupun minimal seminggu cuma tiga kali. Pokoknya dalam seminggu, saya harus latihan, tidak boleh libur," ujar perempuan kelahiran Bandung, 18 Februari 1992 ini.

Baca Juga: Cerita Kang Iman, Bermain Gitar dan Tenis Meja di Tengah Keterbatasan

Perjuangan tak pernah mengkhianati hasil, Monik pun menyabet medali emas di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021.

Bahkan ia sempat memecahkan rekor saat di ASEAN Para Games 2017 di Malaysia.

"Waktu itu paling berat angkatannya 95 kg. Lalu saya pecahkan dengan mengangkat 103 kg," katanya.

Halaman:

Editor: Gin Gin Tigin Ginulur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mimpi dan Konsistensi Vanya untuk Terus Menari

Senin, 19 September 2022 | 12:15 WIB

Menyelami Keindahan Gambar Nadya Sebagai Alat Komunikasi

Jumat, 16 September 2022 | 20:30 WIB

Tekad Hericka Wulandari Ingin Jadi Guru SLB Sejak Muda

Kamis, 15 September 2022 | 11:00 WIB
X