• Minggu, 25 September 2022

Awas, Kurang Gerak Juga Bisa Picu Penyakit Jantung

- Jumat, 15 April 2022 | 09:46 WIB
Olahraga. (Ilustasi/Pixabay)
Olahraga. (Ilustasi/Pixabay)

Para peneliti dari Universitas Cambridge mengatakan, kurang bergerak jauh lebih berbahaya ketimbang kelebihan berat badan alias obesitas.

Berdasarkan penelitian 676 ribu kematian setiap tahun terjadi karena kurang bergerak sementara kematian akibat obesitas mencapai 337 ribu kasus.

Sejumlah ahli menyatakan, jalan kaki selama 20 menit setiap hari bisa mengurangi risiko kematian.

Studi itu juga mengungkapkan, orang kurus yang jarang berolahraga mempunyai risiko lebih besar mengalami masalah kesehatan.

Sementara itu, orang dengan obesitas tetapi rutin berolahraga mempunyai kesehatan yang lebih baik dibandingkan yang tidak pernah berolahraga.

Studi ini dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition yang bertujuan untuk mengetahui bahaya dari kurang gerak dan obesitas.

Para peneliti meneliti lebih dari 334 ribu responden selama 12 tahun.

Obesitas vs jarang bergerak

"Risiko terbesar [dari kematian dini] terjadi pada mereka yang jarang bergerak, dan itu konsisten dalam berat badan normal, kelebihan berat badan dan kegemukan," kata salah seorang peneliti, Prof Ulf Ekelund dikutip dari laman resmi Kemenkes.

Halaman:

Editor: Gin Gin Tigin Ginulur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak 12 Manfaat Luar Biasa Biji Labu bagi Kesehatan

Sabtu, 24 September 2022 | 09:44 WIB

7 Makanan Ini Mampu Meredakan Batuk dan Pilek Lebih Cepat

Minggu, 18 September 2022 | 18:45 WIB

10 Manfaat Berjalan Kaki bagi Kesehatan Tubuh

Sabtu, 17 September 2022 | 10:23 WIB

Minuman Ini Mampu Meningkatkan Imunitas saat Musim Hujan

Jumat, 16 September 2022 | 06:05 WIB

3 Cara Sederhana Mencegah dan Mengatasi Mata Lelah

Kamis, 15 September 2022 | 06:05 WIB
X