• Kamis, 6 Oktober 2022

Terkena Percikan Minyak saat Memasak? Begini Cara Pertama Menanganinya

- Kamis, 14 April 2022 | 15:22 WIB
 (dok. Ilustrasi Unsplash)
(dok. Ilustrasi Unsplash)

TemanBaik, saat bulan Ramadan ini seringkali kita memasak makanan untuk berbuka puasa. Salah satu makanan yang paling sering dimasak adalah tipe makanan berminyak atau makanan yang digoreng.

Tak jarang pada saat menyiapkan makanan atau sedang memasak tangan kamu terkena percikan minyak panas hingga melepuh. Meski ringan, hal tersebut termasuk luka bakar yang bisa menimbulkan kemerahan, nyeri, rasa panas, hingga kulit mengelupas. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara pertolongan pertama saat terkena minyak panas agar tak melepuh. Berikut beritabaik.id rangkumkan untuk kamu. Yuk, simak!

Oleskan dengan minyak zaitun
TemanBaik, minyak zaitun memiliki ragam manfaat selain untuk dikonsumsi. Salah satunya minyak zaitun juga memiliki kandungan yang dapat memberikan perawatan kepada luka akibat percikan minyak panas. Minyak Zaitun juga dapat mencegah luka menjadi besar dan mencegah luka menimbulkan bekas hitam berparut.

Cara menggunakannya  adalah dengan rutin mengoleskan minyak zaitun pada luka bakar akibat minyak panas selama minimal 1 minggu.

Basuh luka dengan air mengalir
Kita yang sering berada di dapur lebih berisiko terkena cipratan minyak panas. Hal yang bisa dilakukan ketika terkena cipratan minyak panas  adalah dengan membasuh luka dengan air yang mengalir.

Baca Juga: Donor Darah saat Puasa Ramadan, Kenapa Tidak? Simak Tipsnya Baik-baik


Yang perlu diperhatikan, kita harus mengguakan air dengan suhu biasa. Jangan gunakan air dingin atau es karena bisa memicu kerusakan jaringan kulit karena perubahan suhu secara tiba-tiba. Cara ini dijamin ampuh untuk menghilangkan rasa panas dan nyeri.

Gunakan salep atau krim antibiotik
Dilansir dari laman Halodoc, untuk menyembuhkan luka bakar, kita juga menggunakan salep dan krim antibiotik. Pakailah salep antibakteri seperti Bacitracin atau Neosporin pada luka. Jika perlu, tutup luka menggunakan kain steril yang tidak berbulu. Penggunaan salep antibiotik disebut bisa mempercepat penyembuhan dan mengurangi risiko infeksi.

Kompres luka dengan kain basah
Temanbaik, jika kamu terkena cipratan minyak panas panas pada tempat yang tidak ada air mengalir maka kamu bisa gunakan kain atau lap basah. Kompres luka bakar dengan kain basah dengan selama 15 menit untuk menghilangkan panas dan mengurangi rasa sakit. Jangan lupa untuk memakai air biasa, bukan air dingin atau es.

Gunakan lidah buaya (aloe vera)
Tanaman lidah buaya (aloe vera) terkenal dengan ekstraknya bagi kulit atau kecantikan. Namun tidak banyak yang tahu bahwa lidah buaya juga dapat digunakan ketika kamu terkena cipratan minyak panas.

Tak hanya untuk kecantikan, lidah buaya juga bisa membantu menyembuhkan kulit terbakar akibat cipratan minyak panas. Penelitian menunjukkan bukti bahwa lidah buaya efektif dalam menyembuhkan luka bakar tingkat satu sampai tingkat dua loh!.

Editor: Irfan Nasution

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sering Migrain, Yuk Hindari Makanan dan Minuman Ini!

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:00 WIB

Ada Jus dan Kopi, Hindari 5 Minuman Ini saat Cuaca Panas

Jumat, 30 September 2022 | 08:45 WIB

Waspada Mata Merah, Cek di Sini Apa Saja Penyebabnya!

Senin, 26 September 2022 | 07:10 WIB
X