• Minggu, 2 Oktober 2022

Kemenkes Tegaskan Penerima Vaksin Janssen Bisa Dapat Booster

- Minggu, 10 April 2022 | 14:03 WIB
Ilustrasi vaksinasi (Pixabay)
Ilustrasi vaksinasi (Pixabay)

Vaksinasi booster kini sangat diminati masyarakat karena menjadi syarat untuk mudik Lebaran 2022.

Masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi yang menyelenggarakan vaksinasi booster demi memenuhi syarat mudik Lebaran 2022.

Seperti diketahui Satuan Tugas Penanganan Covid - 19 segera merilis surat edaran yang mengatur pelaku perjalanan untuk keperluan mudik Lebaran 2022.

Disebutkan vaksinasi booster menjadi syarat utama sehingga para pelaku perjalanan dalam negeri yang sudah vaksin ketiga, tidak perlu melakukan testing.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kemudian menegaskan, penerima vaksin Covid - 19 jenis Janssen (J&J) bisa menerima vaksinasi booster.

Sebagai catatan, vaksin Covid - 19 jenis Janssen merupakan salah satu vaksin yang menerima izin penggunaan darurat oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Janssen merupakan vaksin Covid - 19 pertama dengan dosis tunggal yang artinya meski mendapat satu dosis tapi dianggap sudah mendapat vaksin lengkap.


Baca Juga: Waktu Mepet, Pemerintah Segera Putuskan Biaya Haji Tahun 2022

Sehingga dalam Surat Edaran Dirjen P2P No. SR.02.06/II/1188/2022 tentang penambahan regimen vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan (booster), penerima vaksin Janssen dapat memperoleh vaksinasi booster jenis Moderna.

“Bagi masyarakat yang sudah menerima vaksinasi Covid - 19 dengan jenis vaksin Janssen (J&J), maka sudah terhitung memperoleh vaksinasi lengkap. Setelah itu, dapat dilanjutkan dengan vaksinasi booster 3 bulan kemudian,” ujar kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, seperti dilansir dari laman resmi Kemenkes.

Bagi Warga Negara Indonesia yang tidak memiliki handphone, atau bahkan belum memiliki nomor induk kependudukan (NIK), mekanisme penerima vaksin booster masih bisa dibantu petugas secara manual.

Caranya dengan menunjukkan kartu vaksin yang dicetak. Vaksin Janssen (J&J) sudah terdaftar dalam sistem sebagai dosis 1 dan 2 di seluruh Kabupaten/Kota dan petugas bisa melakukan pengecekan di dashboard KPCPEN.

Pemerintah terus meningkatkan cakupan vaksinasi ke seluruh warga Indonesia termasuk vaksinasi booster.

Hingga Jumat (8/4) pukul 12.00 WIB, vaksinasi dosis 1 telah mencakup 197.313.563 (94,74%) masyarakat Indonesia, lalu dosis 2 mencakup 161.119.107 (77,36%) masyarakat Indonesia, dan cakupan dosis 3 berada di 25.945.875 (12,46%).

Editor: Gin Gin Tigin Ginulur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sering Migrain, Yuk Hindari Makanan dan Minuman Ini!

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:00 WIB

Ada Jus dan Kopi, Hindari 5 Minuman Ini saat Cuaca Panas

Jumat, 30 September 2022 | 08:45 WIB

Waspada Mata Merah, Cek di Sini Apa Saja Penyebabnya!

Senin, 26 September 2022 | 07:10 WIB

Konsumsi Buah Sebelum Makan Ternyata Banyak Manfaatnya

Senin, 26 September 2022 | 06:05 WIB

Simak 12 Manfaat Luar Biasa Biji Labu bagi Kesehatan

Sabtu, 24 September 2022 | 09:44 WIB
X