• Minggu, 25 September 2022

Kamu Masih Suka Bergadang? Ini 9 Alasan Pentingnya Tidur Berkualitas untuk Kesehatan

- Rabu, 30 Maret 2022 | 10:02 WIB
 (dok. Ilustrasi Unsplash)
(dok. Ilustrasi Unsplash)

TemanBaik, apakah kamu masih sering tidur larut malam hingga bergadang?⁣ Keinginan tidur tepat waktu terkadang butuh sedikit perjuangan, terlebih jika pekerjaan masih menumpuk untuk diselesaikan, atau saat kamu merasa tanggung saat membereskan serial favorit kamu⁣. Hal tersebut dapat memengaruhi kualitas tidur kamu.

Namun, tidur berkualitas dengan durasi yang pas  bukan hal yang tidak bisa ditawar. Tidur berkualitas sama pentingnya seperti kita mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga yang tentunya memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tentang hal tersebut, berikut 10 alasan pentingnya tidur berkualitas bagi tubuh yang dihimpun dari berbagai sumber. Yuk simak!

Kurang tidur dapat jadi pemicu obesitas
Seseorang dengan durasi tidur yang lebih pendek cenderung memiliki berat badan yang lebih banyak dibandingkan mereka yang cukup tidur. Durasi tidur yang singkat adalah salah satu faktor utama yang dapat memicu obesitas karena ketidakseimbangan metabolisme.

Tidur berkualitas membuat kamu makan sedikit kalori
Durasi tidur yang singkat cenderung membuat nafsu makan lebih besar dan cenderung membuat kita makan lebih banyak kalori. Dengan tidur yang berkualitas dan durasi yang pas, kita akan mengonsumsi kalori dengan seimbang.

Tidur berkualitas dapat tingkatkan konsentrasi dan produktivitas
Tidur berperan banyak pada fungsi dan kinerja otak, seperti konsentrasi dan produktivitas.Tidur yang nyenyak dan berkualitas mampu meningkatkan fungsi otak dalam kemampuan  memecahkan masalah dan daya ingat. Kualitas tidur yang buruk, dalam banyak penelitian terbukti memengaruhi fungsi otak.

Baca Juga: Ingat, 6 Perkara Ini Bisa Membatalkan Puasa Ramadhan


Tidur berkualitas dapat meningkatan kinerja atletik tubuh
Durasi tidur yang buruk juga memengaruhi kinerja fisik dan atletik yang buruk. Dalam banyak penelitian, tidur yang berkualitas sangat berpengaruh signifikan pada kemampuan akurasi, refleks dan reaksi, durabilitas dan kecepatan, hingga kesehatan mental.

Kurang tidur lebih rentan terhadap penyakit jantung dan stroke 
Mereka yang tidur kurang dari 6 jam, memiliki kemungkinan lebih besar terserang penyakit kardiovaskular daripada mereka yang tidur 7 hingga 8 jam. Dikutip dari laman Kemenkes,  dalam sebuah studi di Spanyol para peneliti menemukan bahwa dibandingkan dengan orang yang tidur 7 hingga 8 jam, mereka yang tidur kurang dari 6 jam semalam memiliki risiko 27 % lebih tinggi mengalami "kelainan" Atherosclerosis atau penebalan pada dinding arteri yang belum serius cukup untuk menyebabkan berbagai komplikasi.

Kurang tidur berkaitan erat dengan depresi
Masalah kesehatan mental seperti depresi juga cukup erat kaitannya dengan kualitas tidur yang buruk dan gangguan tidur. Dikutip dari laman Centers for Disease Control and Prevention diperkirakan 90% orang dengan depresi mengekuhkan gangguan tidur dan kualitas tidur yang buruk.

Tidur berkualitas dapat meningkatkan imunitas
Tak hanya pola makan sehat dan olahraga yang mampu meningkatkan sistem imun tubuh. Kualitas tidur juga berpengaruh terhadap kemampuan tubuh dalam melawan penyakit. Dilansir dari Healthline, para peneliti asal Jerman menemukan, tidur yang nyenyak dapat meningkatkan sel-sel kekebalan yang dikenal sebagai sel T. “Sel T adalah jenis sel kekebalan yang melawan patogen intraseluler, misalnya sel yang terinfeksi virus seperti flu, HIV, herpes, dan sel kanker,” ujar Stoyan Dimitrov, PhD, peneliti dari University of Tübingen.

Kurang tidur dapat memicu inflamasi
Kualitas tidur memengaruhi respons tubuh terhadap peradangan (inflamasi). Tidur yang berkaitan erat dengan penyakit radang usus dan dapat meningkatkan kambuhnya penyakit tersebut.

Kurang tidur dapat memengaruhi suasana hati dan interaksi sosial
Penelitian yang pernah dilakukan oleh Universitas Exeter di Inggris pada 2018 malah menyebutkan, mood yang naik turun dan emosi tak terkendali berkaitan dengan kurang tidurPerlu diketahui, hal lain yang dilakukan otak saat tidur adalah memproses emosi. Pikiran kita membutuhkan waktu ini untuk mengenali dan bereaksi dengan cara yang benar.

 

Editor: Irfan Nasution

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak 12 Manfaat Luar Biasa Biji Labu bagi Kesehatan

Sabtu, 24 September 2022 | 09:44 WIB

7 Makanan Ini Mampu Meredakan Batuk dan Pilek Lebih Cepat

Minggu, 18 September 2022 | 18:45 WIB

10 Manfaat Berjalan Kaki bagi Kesehatan Tubuh

Sabtu, 17 September 2022 | 10:23 WIB

Minuman Ini Mampu Meningkatkan Imunitas saat Musim Hujan

Jumat, 16 September 2022 | 06:05 WIB

3 Cara Sederhana Mencegah dan Mengatasi Mata Lelah

Kamis, 15 September 2022 | 06:05 WIB
X