• Jumat, 9 Desember 2022

Bendungan Cipanas-Sumedang, Penopang Irigasi Pertanian Seluas 9.273 Hektare

- Selasa, 10 Mei 2022 | 12:19 WIB
Bendungan Multifungsi Cipanas-Sumedang (dok. pu.go.id)
Bendungan Multifungsi Cipanas-Sumedang (dok. pu.go.id)

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mempercepat penyelesaian pembangunan sejumlah bendungan. Salah satunya Bendungan Multfungsi Cipanas di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Bendungan Cipanas ini diproyeksikan untuk dapat menopang kebutuhan air bagi irigasi pertanian di Kabupaten Sumedang dan Indramayu seluas 9.273 hektare (ha).

Daya tampung Bendungan Cipanas ini 10 kali lebih besar dibanding Bendungan Kuningan yang telah diresmikan Presiden Jokowi sebelumnya.

Bendungan Kuningan memiliki kapasitas tampung 25,9 juta meter kubik dan luas genangan 221,59 hektar.

Namun, bendungan ini mampu menyuplai air irigasi secara berkelanjutan ke 3.000 hektare areal sawah masyarakat yang berada di Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon di Jawa Barat dan Kabupaten Brebes di Jawa Tengah.

Dilansir dari laman pu.go.id, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung Kementerian PUPR Ismail Widadi mengatakan, Bendungan Cipanas merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun sejak 2017 dengan daya tampung 250,81 juta m3.

Sejauh ini, progres konstruksinya sudah 83%, kemudian untuk pembebasan lahannya sudah 80,8% dengan sisa lahan yang belum bebas, yakni di daerah genangan dan jalan akses. 

Sementara itu untuk sisa pekerjaan yang ada akan diselesaikan seluruhnya hingga akhir 2022.

"Pekerjaan terbesar saat ini adalah meninggikan tubuh bendungan, adapun bagian prasarana lainnya sudah selesai. Apabila pekerjaan dan pembebasan lahan lancar, mudah-mudahan Oktober atau November 2022 bisa mulai digenangi air (impounding)," kata Ismail Widadi.

Baca Juga: Ridwan Kamil Optimis Pendidikan di Jabar Berkembang Pesat dengan Terapkan BLUD

Dituturkan Ismail, kelak suplai air irigasi dari Bendungan Cipanas dapat membantu petani khususnya di Daerah Irigasi (DI) Cipanas dan Cikawung untuk meningkatkan intensitas tanamnya.

Halaman:

Editor: Irfan Nasution

Sumber: pu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yuk, Ikuti Lomba Inovasi SCBD Berhadiah Rp10 Juta

Rabu, 24 Agustus 2022 | 10:37 WIB
X