• Sabtu, 26 November 2022

Ini Proyek-proyek Besar di Jabar dalam 5 Tahun ke Depan

- Kamis, 27 September 2018 | 18:57 WIB

Jabar dalam 5 tahun ke depan akan membangun banyak infrastruktur. Salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan konektivitas antardaerah yang berujung meningkatkan pertumbuhan ekonomi. TemanBaik mau tahu apa saja yang akan dibangun?

"Ada hampir sembilan proyek yang akan dibangun di Jabar dalam 5 tahun ke depan," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri) di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (27/9/2018).

Yang terdekat, Pemprov Jabar memprioritaskan reaktivasi atau mengaktifkan kembali empat jalur kereta api (KA), yaitu jalur Bandung-Ciwidey (Kabupaten Bandung), Rancaekek (Kabupaten Bandung)-Tanjungsari (Kabupaten Sumedang), Banjar-Pangandaran-Cijulang (Garut), dan Cibatu-Garut-Cikajang. Total anggaran yang disiapkan sekira Rp7,9 triliun secara bertahap untuk panjang jalur 37,8 kilometer.

Untuk jalur Bandung-Ciwidey, direncanakan akan beroperasi pada 2022. Jalur Rancaekek-Tanjungsari sepanjang 11,5 kilometer ditargetkan beroperasi antara 2021-2022. Berikutnya, jalur Banjar-Pangandaran-Cijulang sepanjang 82 kilometer ditargetkan selesai dibangun pada 2023. Terakhir, jalur Cibatu-Garut-Cikajang sepanjang 47,5 kilometer diharapkan beroperasi antara 2021-2022.

Contoh pembangunan lain adalah pembangunan perpanjangan runway Bandara Internasional Jabar di Kertajati, Majalengka. Panjang runway saat ini yang mencapai 2.500 meter akan ditambah menjadi total 3.000 meter.

Infrastruktur lainnya adalah pemasangan road barrier. Fasilitas lalu lintas itu merupakan teknologi dari Korea Selatan. Secara umum, road barrier berfungsi membuat batas jalan atau pengaman jalan untuk meningkatkan keselamatan.

Road barrier akan dipasang di jalur rawan kecelakaan. Sehingga diharapkan tidak ada lagi kendaraan yang terjun ke jurang seperti kejadian beberapa waktu lalu Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Dengan road barrier, kendaraan yang melaju kencang akan bisa dicegah terjun ke jurang. Saat hilang kendali dan menghantam road barrier, kendaraan akan teralihkan laju kendaraannya ke jalur aman. Pemasangan alat itu akan dimulai tahun ini.

Berikutnya, untuk mendorong perkembangan pariwisata Geopark Ciletuh di Sukabumi, akan dibandung bandara baru di Sukabumi yang maksimum berjarak 40 kilometer dari pusat Kota Sukabumi. Pelaksanaan pengerjaan fisik rencananya dibangun mulai 2019 mendatang.

Halaman:

Editor: Avitia Nurmatari

Tags

Terkini

Yuk, Ikuti Lomba Inovasi SCBD Berhadiah Rp10 Juta

Rabu, 24 Agustus 2022 | 10:37 WIB
X