• Rabu, 30 November 2022

28 September Hari Kereta Api Nasional, Simak Sejarahnya dari Masa Penjajahan

- Rabu, 28 September 2022 | 11:06 WIB
Suasana kesibukan pembangunan jalur kereta api Semarang-Tanggung.  (Foto: heritage.kai.id/Koleksi Album NISM)
Suasana kesibukan pembangunan jalur kereta api Semarang-Tanggung. (Foto: heritage.kai.id/Koleksi Album NISM)

BERITABAIK.ID - Tanggal 28 September diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional.

Bagaimana sejarah moda transportasi favorit di Indonesia ini? Simak ulasannya berikut ini.

Dikutip dari heritage.kai.id, sejarah perkeretaapian di Indonesia dimulai ketika pencangkulan pertama jalur kereta api Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yogyakarta) di Desa Kemijen oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Mr. L.A.J Baron Sloet van de Beele tanggal 17 Juni 1864.

Pembangunan dilaksanakan oleh perusahaan swasta Nederlansch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) menggunakan lebar sepur 1435 mm.

Sementara itu, pemerintah Hindia Belanda membangun jalur kereta api negara melalui Staatssporwegen (SS) pada tanggal 8 April 1875. Rute pertama SS meliputi Surabaya-Pasuruan-Malang.

Baca Juga: Belajar dari Naufal Shafiy, Wisudawan Termuda ITS di Usia 19

Keberhasilan NISM dan SS mendorong investor swasta membangun jalur kereta api seperti Semarang Joana Stoomtram Maatschappij (SJS), Semarang Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS), Serajoedal Stoomtram Maatschappij (SDS).

Kemudian Oost Java Stoomtram Maatschappij (OJS), Pasoeroean Stoomtram Maatschappij (Ps.SM), Kediri Stoomtram Maatschappij (KSM), Probolinggo Stoomtram Maatschappij (Pb.SM).

Lalu Modjokerto Stoomtram Maatschappij (MSM), Malang Stoomtram Maatschappij (MS), Madoera Stoomtram Maatschappij (Mad.SM), Deli Spoorweg Maatschappij (DSM).

Halaman:

Editor: Gin Gin Tigin Ginulur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simpelman Hadir Permudah Layanan Pemakaman Kota Bandung

Selasa, 29 November 2022 | 18:35 WIB

Ridwan Kamil Hibur Anak-anak Terdampak Gempa Cianjur

Minggu, 27 November 2022 | 16:18 WIB
X