Keren! Newhun Sulap Sampah Plastik Jadi Jam Tangan Estetis

- Kamis, 23 Juni 2022 | 16:40 WIB
Tiga pemuda mengolah sampah plastik menjadi produk jam tangan dengan nama brand Newhun. (Humas Pemkot Bandung)
Tiga pemuda mengolah sampah plastik menjadi produk jam tangan dengan nama brand Newhun. (Humas Pemkot Bandung)

Mengeringkannya pun, lanjut dia, masih manual menggunakan sinar matahari. "Kalau tidak ada matahari, ya bisa sampai dua hari baru benar-benar kering," paparnya.

Tak hanya itu, tantangan pun mereka temukan saat melakukan pencetakan. Alat press yang masih manual membuat pencetakan kerap mengalami kegagalan. Dari 10 produk yang dibuat pada hari itu, lima di antaranya gagal.

Baca Juga: Harga Stabil, Stok Minyak Goreng di Kota Bandung Melimpah

"Seringnya bahan tidak memenuhi isi cetakan. Malah dulu kita pernah dari 10 produk, cuma satu yang berhasil," ucapnya sambil menunjukkan tumpukan boks berisi produk yang gagal.

Dari tujuh jenis sampah plastik, biasanya bahan-bahan seperti alat makan plastik sekali pakai, sering digunakan untuk membuat produk-produk Newhun.

Sebut saja kresek, botol sabun, botol shampo, tutup galon, dan tutup botol. Juga sampah plastik lainnya jenis DPE atau PEDH (High Density Polyethylene), LDPE atau PE-LD (Low Density Polyethylene), PP (Polypropylene), dan PS (Polystyrene) yang 

"Makin keras, justru makin mudah dicacah. Kalau plastik yang halus itu susah dicacahnya," akunya.

Untuk satu item jam tangan membutuhkan 150 gram plastik. Lalu, jam meja memerlukan 150 gram plastik. Sedangkan, jam dinding terbuat dari 500 gram plastik.

Selanjutnya, tatakan gelas, terbuat dari 80 gram plastik. Kemudian, meja berukuran 1x1 meter dengan tebal 20 mm membutuhkan 25 kg plastik. Lalu, meja dengan ketebalan 10 mm memerlukan 15 kg plastik.

Baca Juga: Jadi Amirul Hajj Jabar, Ridwan Kamil akan Pimpin 17 Ribu Jemaah Haji

Halaman:

Editor: Gin Gin Tigin Ginulur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Taman Edukasi Terakota Hadir di Kota Bandung

Senin, 6 Februari 2023 | 19:00 WIB

Kota Bandung Sambut Hari Raya Imlek dengan Toleransi

Kamis, 19 Januari 2023 | 13:40 WIB
X