• Rabu, 28 September 2022

Berbagi saat Ramadan, Suar Disabilitas Ajak Patungan untuk Buku Braille

- Rabu, 20 April 2022 | 12:43 WIB
 (dok. Suar Disabilitas)
(dok. Suar Disabilitas)

Bulan Ramadan dengan keistimewaannya selalu membawa banyak berkah. Bagi umat muslim, Ramadan merupakan waktu untuk memperbanyak pahala kebaikan. Hal itu pula yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Suar Disabilitas, mereka menggagas 'Gerakan Patungan Braille' bagi anak Teman Netra.

Gerakan ini hadir atas kesadaran kurang tersedianya alat-alat braille bagi anak-anak Teman Netra. Gerakan ini ditujukan untuk meningkatkan literasi braille di Indonesia yang semakin rendah.

"Memang belum ada data pasti terkait angka literasi braille di Indonesia. Tetapi, kalau berkaca dengan angka literasi umum Indonesia saja, kita sudah ada di urutan 10 terbawah. Apalagi literasi brille yang bukunya saja sulit kita temukan?," ucap Mentari Puspadini, Co-Founder Suar Disabilitas. Selasa (19/04)

Braille, adalah sarana literasi bagi Teman Netra yang tentu saja memerlukan pelatihan dan pembelajaran untuk memperoleh kecakapan tersebut. Karena hal ini memerlukan kepekaan indra dari anak-anak tunanetra untuk memiliki kecakapan membaca dan menulis braille.

Baca Juga: Sambut Hari Kartini, Persib Gandeng Komunitas Sepakbola Perempuan

Ezra, salah satu murid dari Yayasan Elsafan mengaku masih kesulitan mengakses buku braille selain buku pelajaran. Hal ini disampaikan kepada tim Suar Disabilitas saat melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Tuna Netra Elsafan.

"Hobi saya bernyanyi dan membaca, saya suka baca novel, karya sastra lainnya dan juga biografi. Saya sekarang bacanya novel online yang ada di aplikasi. Kalau disini (Panti Asuhan Elsafan) banyaknya buku pelajaran, ada cerita tapi bukan novel," ujar Ezra saat kunjungan Suar Disabilitas.

Suar disabilitas berinisiatif mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kembali minat baca anak dengan disabilitas Netra. Dimana masyarakat dapat mengambil peran dengan berdonasi dalam gerakan patungan buku braille untuk 39 anak Yatim Teman Netra di Elsafan.

"Kami (Suar Disabilitas) menginisiasi gerakan patungan buku braille ini, supaya bisa menciptakan akses inklusif bagi literasi anak tunanetra," tegas Mentari.

Hasil dari Gerakan Patungan Buku Braille nantinya akan dimanfaatkan untuk buku braille, buku tulis braille, kertas ujian braille, alat hitung braille, penggaris braille, hingga ringlet dan stilus.

"Alat pendukung braille itu tidak semua sekolah punya, kalau buku pelajaran dapat dari dinas, namun alat pendukung lainnya tidak disediakan dinas," ujar Kepala Bagian Produksi Yayasan Mitra Netra, Indah Lufiah.

Halaman:

Editor: Irfan Nasution

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gejog Lesung, Ketika Alat Tani Lantunkan Instrumen Musik

Selasa, 27 September 2022 | 21:50 WIB

Pasar Murah Kota Bandung Catatkan Omzet hingga Rp408 Juta

Selasa, 27 September 2022 | 13:58 WIB

Tukar Sampah Jadi Berkah di Acara Great Bandung

Sabtu, 24 September 2022 | 17:20 WIB

Boseh Bike Kini Hadir di Kawasan Summarecon Bandung

Jumat, 23 September 2022 | 12:15 WIB

Ridwan Kamil Bantu Keluarga Yatim di Kota Bekasi

Rabu, 21 September 2022 | 06:00 WIB
X