• Minggu, 25 September 2022

Jabar Terpilih Menjadi Ikon Pameran Terbesar Asia Tenggara, Inacraft 2022

- Selasa, 22 Maret 2022 | 12:23 WIB
 (dok. Humas Jawa Barat)
(dok. Humas Jawa Barat)

Provinsi Jawa Barat terpilih jadi ikon pada pameran terbesar se-Asia Tenggara The International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2022, yang akan digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) 23-27 Maret 2022.

Terkait hal tersebut, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil menuturkan, Jawa Barat sudah mempersiapkan dengan matang untuk menjadi ikon di ajang bergengsi produk kerajinan tersebut saat ditemui usai Japri (Jabar Punya Informasi) di Gedung Sate

"Jabar terpilih jadi ikon Inacraft 2022, ini ajang bergengsi bertaraf internasional bahkan jadi pameran terbesar se-Asia Tenggara. Persiapan sudah dari jauh hari, kita sudah sangat siap sebagai ikon," ujar Atalia, Senin (21/3/2022).

Baca Juga: Pemkot Bandung Jamin Stok Kebutuhan Pokok Aman Jelang Ramadan

Terpilihnya Jabar jadi ikon Inacraft 2022 akan terlihat dari kehadiran paviliun besar seluas 232 meter persegi di pintu utama JCC. Di paviliun itu akan dipamerkan 335 produk UMKM yang sudah dikurasi.


Tak hanya produk kerajinan, di paviliun tersebut juga akan ada berbagai kuliner khas Jabar, pertunjukan seni budaya hingga pelatihan.

"Paviliunnya besar supaya nyaman buat pengunjung melihat karya dan produk Jabar," ucap Atalia.

Secara keseluruhan, Inacraft 2022 akan kental nuansa kejawabaratan. Mulai dari logo, dekorasi, tarian selamat datang, hingga seragam kepanitiaan. Adapun nuansa yang akan ditampilkan adalah Jabar secara keseluruhan mulai dari Sunda Priangan, Jawa, hingga kebudayaan Betawi. Sebanyak 14 booth dari kabupaten/ kota di Jabar juga akan mengisi diluar paviliun utama.

"Kejawabaratannya akan kental sekali apalagi nanti ditambah 14 daerah yang punya booth sendiri diluar paviliun," sebut Atalia.

Sementara, produk unggulan Jabar yang ditampilkan pada Inacraft 2022  yakni fesyen, kriya, dekorasi rumah, aksesori, kuliner hingga produk dari material tanah liat yang saat ini sedang didorong oleh Unesco. Ini menunjukkan Jabar sangat kaya akan produk kerajinan sehingga tak heran dijadikan ikon Inacraft 2022.

"Ada enam material produk yang didorong Unesco yang akan kita tampilkan semuanya supaya masyarakat memahami bahwa Jabar ini memiliki semua kebutuhan penyediaan kerajinan untuk Indonesia," tutur Atalia.

UMKM Jabar yang terlibat merupakan UMKM yang sudah berhasil menembus pasar internasional, sehingga kualitasnya sudah tidak diragukan lagi. Kendati begitu produk UMKM pemula atau startup juga akan ditampilkan.

"Kita harap terus mendongkrak promosi produk Jabar ke pasar internasional juga bisa mengajak mereka yang masih memasarkan secara lokal," ujar Atalia.

Menurutnya, Inacraft 2022 merupakan momen penting untuk mengangkat produk Jabar dan 33 provinsi lainnya ke pasar internasional. Selain berdampak pada kesejahteraan pelaku UMKM, Inacraft 2022 juga menjadi tonggak kebangkitan ekonomi Indonesia secara keseluruhan pasca pandemi Covid-19.

"Pameran ini penting, jarang ada, apalagi levelnya internasional, ini momentum yang baik. Saya harap tidak hanya untuk Jabar saja tapi untuk kebangkitan ekonomi seluruh Indonesia karena kita sebagai ikon juga harus mengangkat 33 provinsi lainnya," tutur Atalia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar Iendra Sofyan menyebut target transaksi ekonomi pada Inacraft 2022 diharapkan mendekati nilai transaksi pada Inacraft 2019 yang diselenggarakan sebelum pandemi COVID-19. Iendra mengatakan, total transaksi ekonomi pada Inacraft 2019 mencapai Rp145 miliar dengan kontrak dagang sebesar 12,98 juta US dollar.

Halaman:

Editor: Irfan Nasution

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tukar Sampah Jadi Berkah di Acara Great Bandung

Sabtu, 24 September 2022 | 17:20 WIB

Boseh Bike Kini Hadir di Kawasan Summarecon Bandung

Jumat, 23 September 2022 | 12:15 WIB

Ridwan Kamil Bantu Keluarga Yatim di Kota Bekasi

Rabu, 21 September 2022 | 06:00 WIB
X