• Kamis, 6 Oktober 2022

Ini Alasan Penderita GERD Tak Perlu Ragu Berpuasa

- Minggu, 17 Mei 2020 | 09:15 WIB





TemanBaik, penderita asam lambung GERD kerap merasa ragu untuk menjalankan ibadah puasa. Padahal, secara teori keluhan penyakit GERD ini akan hilang saat menjalankan puasa Ramadan.

GERD itu sendiri adalah Gastroesophageal Reflux Disease atau penyakit asam lambung yang saat ini banyak diderita oleh masyarakat modern. Pasien GERD biasanya datang dengan keluhan utama rasa panas di dada seperti terbakar dan asam lambung yang naik ke atas.

Laman resmi Universitas Indonesia menulis, Peserta Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM kemudian membuat sebuah penelitian yang berjudul ‘Pengaruh Puasa Ramadhan terhadap Gejala Klinis Pasien Penyakit GERD’. Penelitian yang dilakukan oleh dr. Radhiyatam Mardhiyah bersama tim ini mengidentifikasikan berbagai risiko yang dapat memperberat kemungkinan terjadinya GERD, antara lain obesitas, kebiasaan merokok, kebiasaan meminum alkohol, konsumsi makanan mengandung coklat, keju dan berlemak, asam, pedas, dan stres.

-

Penelitian ini melibatkan 130 orang pasien GERD dengan rata-rata usia 53 tahun. Pasien ini kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yakni penderita GERD yang berpuasa Ramadan dan tidak berpuasa. Seluruh pasien ini sebelumnya terlebih dulu melakukan endoskopi saluran cerna dan sebagian besar penderita GERD dalam penelitian ini tak mengalami luka pada klep antara kerongkongan dan lambung.

GERD Membaik

Setelah dilakukan penelitian, rupanya terdapat perubahan terhadap kelompok pasien GERD yang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Perubahan ini mengacu pada nilai GERD-Q yang merupakan kuisioner berisi pertanyaan mengenai gejala GERD.

Jumlah pasien yang mengalami perubahan positif mencapai 55 orang. Analisa lebih lanjut juga menemukan bahwa asupan rokok penderita GERD selama puasa berkurang ketimbang saat ia tidak berpuasa. Namun dalam aspek lain, pengaruh selisih waktu antara makan terakhir dengan tidur tidak ditemukan pada kedua kelompok baik pada penderita GERD saat berpuasa dan saat tidak berpuasa.

Berdasarkan data perbaikan gejala di atas, maka pasien GERD diperbolehkan untuk tetap berpuasa karena puasa Ramadan terbukti mampu memperbaiki gejala GERD yang dialami pasien. Sedangkan kesimpulan yang bisa diambil adalah keluhan GERD yang dirasakan penderitanya saat berpuasa akan terasa lebih ringan ketimbang saat ia sedang tidak berpuasa.

Halaman:

Editor: Avitia Nurmatari

Tags

Terkini

4 Kebiasaan Gaya Hidup Ini Bisa Mempercepat Penuaan

Selasa, 20 September 2022 | 08:51 WIB

7 Ciri Orang yang Berpikir Menggunakan Akal Sehat

Senin, 19 September 2022 | 17:38 WIB

Kamar Mulai Bau, Begini Trik untuk Mengatasinya

Rabu, 14 September 2022 | 11:23 WIB

Tips Aman Terobos Banjir Menggunakan Motor Matic

Selasa, 13 September 2022 | 09:08 WIB

Tips Menjemur Pakaian agar Cepat Kering saat Musim Hujan

Selasa, 13 September 2022 | 06:05 WIB
X